KULIAH, Apa menjamin kerja ?

Apakah KULIAH menjamin masuk DUNIA KERJA ? Berapa banyak Lulusan S1 Nganggur tuh ? JANGAN SALAH AMBIL KEPUTUSAN, KAMPUS MANA ANDA AKAN BERKULIAH  !!!*) Setiap bertemu alumni, saya sering sekali mendengar bahwa “ilmu yang diajarkan di bangku kuliah sama sekali tidak terpakai di dunia kerja (di tempatnya bekerja).” Ternyata, bukan hanya saya dengar dari alumni UG, tetapi dari alumni manapun. Apa yang salah ?.

Saya kembali mengingat mata kuliah yang saya ajarkan, ”Struktur Data.” Memang sejak awal saya katakan bahwa ilmu yang saya ajarkan tidak akan terpakai di dunia kerja, melainkan hanya dipakai di dunia science (pengembangan ilmu pengetahuan). Misalkan jika lulusan mau mengembangkan atau membuat sistem operasi, atau membuat software baru, dan sejenisnya, bukan di dunia bisnis. Contoh sederhana saja, ”ngapain belajar teknik-teknik sorting segala, toh sekarang hanya ditulis perintah sort saja, urusan mengurut data sudah selesai.” Nah, mempelajari teknik-teknik sorting adalah membuat algoritma bagaimana sorting bisa dilakukan dengan cepat dan dengan penggunaan memori yang sedikit mungkin. Algoritma (program) tersebut selanjutnya dimasukkan ke dalam memori sebagai function yang dapat dijalankan cukup dengan menulis perintah sort saja.

Tapi, apakah seluruh mata kuliah seperti itu sehingga tidak terpakai di dunia kerja ?. Bagaimana dengan mata kuliah ”Sistem Basis Data” misalnya. Ternyata, banyak perusahaan besar yang sudah menggunakan program jadi yang sudah dibelinya dari vendor. Pegawai hanya tinggal menjalankan sesuai prosedur kerjanya. Lagi-lagi, tidak ada relevansinya belajar di bangku kuliah dengan dunia kerja mereka.

Pilih Kuliah Teori atau Kuliah Praktek

Memang sebagian besar apa yang diajarkan di bagku kuliah hanya dapat dikatakan sebagai ”ah, teori !.” Para pengusaha tidak sempat melakukan perhitungan atau forcasting tentang peluang yang ada di hadapannya, mereka justru mengandalkan feeling atau nalurinya yang dilandasi dengan pengalaman pribadi dan pengalaman orang lain yang diyakininya. Mereka juga tidak bersusah payah menghitung riset operasional untuk pemecahan problem tertentu. Seorang jenderal perang di lapangan juga lebih percaya pada alat-alat perang yang digunakan beserta petunjuk pengoperasiannya ketimbang harus melakukan perhitungan secara matematis untuk membidik sasaran. Jadi kalau anda bukan type Pembelajar Mandiri jangan ambil kuliah yang tidak mempunyai formasi praktek lebih banyak dari pada teorinya.

Jadi, sepertinya, pelajaran-pelajaran yang berbau teknislah yang lebih banyak digunakan jika si lulusan bekerja di pabrikasi alat-alat teknis, atau kuliah di jurusan teknis lebih banyak terpakai di dunia kerja yang mempersiapkan/ memproduksi alat-alat teknis. Seperti seorang lulusan teknik mesin yang bekerja sebagai pendesain mesin produksi, dan sejenisnya. Itupun kalau ia diberi kepercayaan untuk duduk di posisi tersebut. Kalau lulusan teknik mesin harus bekerja di bengkel sebagai tenaga mekanik, apa cocok ?, bisa tetapi tidak pas. Ditambah dengan latar belakang dosen yang berpengalaman (PRAKTISI) atau yang fresh graduate Pasca Sarjana (Tanpa pernah tau pengalaman di bidangnya dalam DUNIA KERJA)*)

Jadi bedanya Kuliah dan Tidak Kuliah

Namun demikian, tentu saja ada bedanya ”cara bekerja lulusan sarjana dengan lulusan SLTA,” yaitu cara berpikir, berlogika, dan melakukan pengambilan keputusan. Jadi, ada keterkaitan tidak langsung yang menjadikan seorang sarjana memiliki nilai lebih dari seorang lulusan SLTA. Kalau untuk sukses atau kaya, faktor lain masih dominan untuk berperan, misalkan faktor kemampuan softskill, kecerdasan selain kecerdasan akademis, dan lucky (keberuntungan). Para pengusaha kaya di seluruh dunia, bisa jadi tidak lulus dari bangku perguruan tinggi. Para seniman/ aktor-aktris kaya, Bob Sadino, Purdi Chandra, Bill Gates (Pengusaha Sukses) bisa jadi tidak pernah duduk di bangku kuliah, dan seterusnya. Barangkali anda harus memilih Kampus yang bukan Teori saja tapi BERANI MENEMPATKAN KERJA ANDA ! Ada gak ya…. :)  *)(dibutuhkan jawaban yang baik, silakan menjawabnya).

Sumber : http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/bwahyudi/2011/01/04/apa-hubungan-kuliah-dan-kerja/

*) adding

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s